BAG III-Nenek…-

Posted: 21AMUTCUTC :: in Newsly
Tags:

ya Allah, siapa tuh???budhe?kenapa di situ.
“cantik, sini.”,budheku melambaikan tangannya.
ya iyalah emang aq mo kesitu,pikirku. “ya budhe,,dr mana?”,tanyaku ramah tanpa salam(budheku kristiani).
“ngantar adek Amel les (cucu pertamanya)”,jawab budhe. “mbak dika mau kemana?”,lanjutnya.
“ini mau ngambil motor..”,jawabku sambil mengambil uang untuk membayar.
“mbak gag usah,,mas2 biar itu disatuin ma ini!”,cegah budhe ku sambil menunjuk motor ku dan motornya.
“gag apa2n nih budhe?makasih ya”,kataku biasa aja.”saya pulang budhe”,sapaku sambil cium tangannya.
“ya ya,,hati2..”,kata budheku sambil tersenyum.
dia memang kristen tapi dia baik dan sangat menyayangi umat islam.uh,pikiran sekulerisme itu lagi!!!

Hatiku kembali riang, bukan karena dapat gratisan, tapi karena akhirnya Dia memberiku jalan untuk menyenangkan nenek..
aq ajak tunanganku (yang kini aq gag peduli) menuju tempat nenek tadi. anyway,singkat cerita aq sampai di dekat nenek.

“nek,harga jeruknya berapa?”,kataku menahna perasaanku sendiri.
“yang kanan ## buah haLganya #### mbak,tapi yang ini #### dapat ##.”,jawab nenek itu lirih dan cedal.
kutarik nafasku untuk membendung air mata yang sedari tadi berontak ingin tumpah.”saya bli yang ini ya nek,,”
diambilnya kantong plastik kecil,,lamban dan hati2.disuruhnya aq mengambil buah sebanyak ## sendiri. kuambil tanpa kuhitung. sampai kira2 #buah aq berhenti, tapi nenek itu seolah tau aq kurang mengambil dan dia menghitungnya 1 per 1. aq diam saja, aq melihat rambutnya yang memutih, giginya yang raib, juga bajunya yang amat lusuh. dia bilang “mbak,kuLang#..”
“i..iya nek,”kataku..
sebenarnya ingin kuberikan uang jajanku itu untuk nenek tanpa harus membeli dagangannya. tapi nenek itu bukan pengemis. aku gag mungklin membuat batinnya tersiksa dianggap sedemikian rendah..
aq cukupi sejumlah permintaan beliau dan uangnya aq serahkan. diamati dalam2 uang itu, dibolak-baliknya. mungkin sedang memperkirakan nominalnya. aku diam saja, menyungging senyum yang setengah kupaksakan.
“uangnya *****,ndak ada susuknya (kembalian),,” kata nenek itu
aku tergagap. “gag apa2 nek,buat nenek..”
aq sudah menangis,,”dag nek,,”
dan aku pergi meninggalkan beliau yang tersenyum melihat uang itu…

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s